Log in Blog
Opsi tata letak
Tambahkan Gadget
Klik tanda (+) pada HTML/Java Script
Cari animasi pada google
Copy link HTMLnya
Kembali ke blog
Isi judul (contoh:Animasi)
Tempel link tadi pada konten
Dan jadi.
Minggu, 31 Januari 2016
Cara Menambahkan Animasi Bergerak dan Cursor Pada Blog
Minggu, 24 Januari 2016
Menambahkan Gadget Pengikut (Follower)
Login ke blogger
Dari dasbor klik opsi lainnya
Klik tata letak
Klik tambahkan gadget
Klik gadget lain
Tambah Pengikut
Klik simpan
Dari dasbor klik opsi lainnya
Klik tata letak
Klik tambahkan gadget
Klik gadget lain
Tambah Pengikut
Klik simpan
Minggu, 17 Januari 2016
Harun Ar-Rasyid
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Harun ar-Rasyid | |
|---|---|
| Khalifah Baghdad | |
![]() |
|
| Masa kekuasaan | 14 September 786 - 24 Maret 809 15 Rabiul awal 170 H - 3 Jumadal akhir 193 H |
| Pendahulu | Abu Abdullah Musa bin Mahdi al-Hadi |
| Pengganti | Muhammad bin Harun al-Amin |
| Dinasti | Bani Abbasiyah |
| Ayah | Muhammad bin Mansur al-Mahdi |
| Ibu | Al-Khayzuran |
Harun Ar-Rasyid adalah kalifah kelima dari kekalifahan Abbasiyah dan memerintah antara tahun 786 hingga 803. Ayahnya bernama Muhammad Al-Mahdi, khalifah yang ketiga dan kakaknya, Musa Al-Hadi adalah kalifah yang keempat. Ibunya Jurasyiyah dijuluki Khayzuran berasal dari Yaman.
Meski berasal dari dinasti Abbasiyah, Harun Ar-Rasyid dikenal dekat dengan keluarga Barmak dari Persia (Iran). Pada masa mudanya, Harun banyak belajar dari Yahya ibn Khalid Al-Barmak.
Era pemerintahan Harun, yang dilanjutkan oleh Ma'mun Ar-Rasyid, dikenal sebagai masa keemasan Islam (The Golden Age of Islam), di mana saat itu Baghdad menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan dunia.
Pada masa pemerintahannya dia :
- Mewujudkan keamanan, kedamaian serta kesejahteraan rakyat.
- Membangun kota Baghdad yang terletak di antara sungai eufrat dan tigris dengan bangunan-bangunan megah.
- Membangun tempat-tempat peribadatan.
- Membangun sarana pendidikan, kesenian, kesehatan, dan perdagangan.
- Mendirikan Baitul Hikmah, sebagai lembaga penerjemah yang berfungsi sebagai perguruan tinggi, perpustakaan, dan penelitian.
- Membangun majelis Al-Muzakarah, yakni lembaga pengkajian masalah-masalah keagamaan yang diselenggarakan di rumah-rumah, mesjid-mesjid, dan istana. Pada masanya Ia memiliki seorang kadi (penasehat kerajaan) yang sangat cerdas yang dikenal dengan nama Abu Nawas menurut cerita rakyat irak ia suka menantang abu nawas dengan hal yang aneh kepada abu nawas bahkan di salah satu cerita rakyat ia pernah disuruh memindahkan istananya
Langganan:
Postingan (Atom)





